Bandar Judi Sbobet - Musim ini saja Paris saint germain dianggap sebagai biang keladi yang membuat harga pemain pemain langsung melonjak drastis, hal itu seketika terjadi saat ia menebus neymar dari barcelona dengan harga 222 juta euro, dan jika dibiarkan maka harga pemain pada musim depan tentu saja akan menjadi semakin mahal yang membuat sebagaian phak telah meminta uefa untuk melakukan sesuatu agar hal buruk tidak terjadi.
Dan hal itu juga disetujui oleh manajer arsenal Arsene Wenger dengan menegaskan bahwa Biaya transfer diatur lebih ketat diatur pada tahun depan, menurut manajer Arsenal Arsene Wenger.
Manajer Arsenal Arsene Wenger yakin "sesuatu akan terjadi" dalam 12 bulan ke depan untuk memperlambat kenaikan biaya transfer.
Pelatih Prancis itu telah menjadi pendukung peraturan Financial Fair Play (FFP) UEFA sebelum dia mempertanyakan nilainya setelah perpindahan rekor dunia Neymar sebesar € 222million dari Barcelona ke Paris Saint-Germain.
Wenger, yang timnya akan menjamu West Brom di Liga Primer pada hari Senin, mengatakan bahwa dia mengharapkan langkah yang harus dilakukan untuk memperlambat pengeluaran klub pada musim depan yang di prediksikan akan memakan biaya yang lebih besar.
Arsene Wenger Dukung UEFA Temukan Solusi Dari Inflasi Bursa Transfer
"Sesuatu akan terjadi," katanya.
"Ini untuk pertama kalinya bahwa secara politis perdana menteri Jerman keluar dan presiden UEFA keluar dan saya kira secara politis sesuatu akan terjadi dalam 12 bulan ke depan untuk mengatur dan membatasi jumlah transfer."
Wenger mengatakan ada dua pilihan maju yakni peraturan ketat, atau tidak sama sekali.
"Anda harus melakukan salah satu dari dua cara tersebut, mengaturnya dengan benar, atau membiarkannya benar-benar terbuka," katanya.
"Tapi Anda tidak bisa berada di antara keduanya, di situlah posisi kita saat ini, hanya untuk keuntungan beberapa klub yang bisa menangani peraturan dengan cara yang legal.
"Peraturannya harus lebih ketat dan lebih jelas, atau membukanya sepenuhnya, Anda bisa melakukan apa yang Anda inginkan, asalkan Anda bisa menjamin Anda memiliki uang untuk membayarnya."




